LAPORAN KOMPLEMENTER TENTANG MASSAGE HOT STONE

 

                                              index

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Penyakit rematik adalah kondisi tubuh yang sangat menyakitkan karena disebabkan oleh pembengkakan, peradangan, dan nyeri pada sendi atau otot.

Rematik merupakan penyakit yang menyerang bagian tubuh pada anggota gerak, seperti pada sendi, otot, tulang dan jaringan sekitar sendi. Keluhan yang lain yang sering muncul adalah rasa nyeri, kaku, bengkak sampai keterbatasan pergerakan anggota tubuh. Nyeri rematik hampir sama pada saat nyeri keseleo. Namun, pada rematik disertai peradangan pada persendian dan kulit terlihat memerah yang diakibatkan karena peradangan.

Penyebab rematik sangat banyak. Pada umumnya, dipengaruhi oleh masalah autoimun yatu sistem kekebalan tubuh yang berbalik menyerang jaringan persendian. Sehingga, tulang rawan padai sekitar sendi menipis. Dan sebagai gantinya, muncul tulang baru. Di saat tubuh bergerak, tulang-tulang di persendian bersinggungan. Kejadian ini yang menimbulkan rasa sakit dan nyeri.

Sejalan dengan semakin meningkatnya usia seseorang, maka akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh manusia. Perubahan-perubahan tersebut terjadi sejak awal kehidupan hingga usia lanjut pada semua organ dan jaringan tubuh. Keadaan demikian itu tampak pula pada semua sistem muskuloskeletal dan jaringan lain yang ada kaitannya dengan kemungkinan timbulnya beberapa golongan rematik (Fitriani, 2009)

Rhematik adalah penyakit yang menyerang sendi dan tulang atau jaringan penunjang sekitar sendi, golongan penyakit ini merupakan penyakit Autoimun yang banyak di derita oleh kaum lanjut usia (usia 50 tahun ke atas), (Junaidi, 2006). Penyakit ini lebih sering terjadi pada perempuan dan biasanya menyerang orang yang berusia lebih dari 40 tahun (Arif Muttaqin, 2008).Rematik terutama menyerang Sendi-sendi, tulang, ligamentum, tendon dan persendian pada laki-laki maupun perempuan dengan segala usia.

Dampak dari keadaan ini dapat mengancam jiwa penderitanya atau hanya menimbulkan gangguan kenyamanan, dan masalah yang disebabkan oleh penyakit rematik tidak hanya berupa keterbatasan yang tampak jelas pada mobilitas hingga terjadi hal yang paling ditakuti yaitu menimbulkan kecacatan seperti kelumpuhan dan gangguan aktivitas hidup sehari-hari tetapi juga efek sistemik yang tidak jelas tetapi dapat menimbulkan kegagalan organ dan kematian atau mengakibatkan masalah seperti rasa nyeri, keadaan mudah lelah, perubahan citra diri serta Resiko tinggi terjadi cidera(Kisworo, 2008)

Angka kejadian rematik pada tahun 2008 yang dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO adalah mencapai 20% dari penduduk dunia yang telah terserang rematik, dimana 5-10% adalah mereka yang berusia 5-20 tahun dan 20% adalah mereka yang berusia 55 tahun (Wiyono, 2010). Berdasarkan hasil penelitian terakhir dari Zeng QY et al 2008, prevalensi nyeri rematik di Indonesia mencapai 23,6% hingga 31,3%, angka ini menunjukkan bahwa nyeri akibat rematik sudah sangat mengganggu aktivitas masyarakat Indonesia. Berdasarkan pusat data BPS Provinsi Jawa Timur, Rematik merupakan salah satu penyakit terbanyak yang di derita oleh kaum lansia yaitu pada tahun 2007 sebanyak 28% dari 4.209.817 lansia menderita penyakit rematik (Smart, 2010). Sedangkan di Kota Malang sendiri di dapatkan bahwa jumlah penderita penyakit rematik mencapai 7.179 kasus di Rumah Sakit dan 33.985 kasus di Puskesmas pada tahun 2008 (Wiyono, 2010)

Pada bulan Mei 2011 peneliti melakukan Studi Pendahuluan di Rw 03Kelurahan Pandanwangi Kota Malang didapatkan Jumlah total lansia 106 jiwa data diperoleh dari kelurahan, kemudian peneliti melakukan wawancara langsung dari 20 orang lansia yang mengatakan memiliki penyakit rematik, 25% orang diantaranya mengerti tentang penyakit rematik, sebab ketika ditanya tentang pengertian penyakit rematik mereka menjawab,penyakit rematik adalah penyakit nyeri dan peradangan pada persendian,dan untuk penanganan mereka langsung memeriksakan diri ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga medis yang ada, sedangkan 75% orang lainnya mengatakan tidak mengerti tentang penyakit rematik dan bagaimana penanganan yang benar. Mereka mengatakan menggunakan param kocok dan jamu rematik yang dijual bebas di warung dekat tempat tinggal mereka, bahkan ada yang membiarkannya begitu saja dengan anggapan akan sembuh dengan sendirinya.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk menggangkat tema tentang ”Manfaat dari HotStone Massage yang dapat membantu mengurangi penyakit rhematik.

 

 

  1. RUMUSAN MASALAH
  2. Bagaimana gambaran umum tentang rematik?
  3. Bagaimana massage hot Stone dapat menurunkan rematik?

 

  1. TUJUAN
  2. Untuk mengetahui bagaimana gambaran umum tentang rematik
  3. Untuk mengetahui bagaimana massage dapat menurunkan rematik

 

 

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

 

  1. Gambaran Umum Penyakit Rematik

Rematik atau rheumatoid arthritis merupakan penyakit inflamasi non bakterial yang bersifat sistemik, progresift, cenderung kronik dan mengenai sendi serta jaringan ikat sendi secara simertis. (Chairuddin, 2003)

Peradangan pada sendi menyebabkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan autoimun. Yang paling sering terkena yaitu tangan, pergelangan tangan, kaki dan lutut. Yang lebih jarang terkena yaitu bagian tubuh lain, seperti paru-paru, mata, jantung, pembuluh darah, kulit dan saraf.

Rematik dapat mempengaruhi kemampuan untuk melakukan aktivitas harian seperti menulis, membuka botol, memakai baju, dan membawa barang. Arthritis yang mengenai pinggul, lutut atau kaki dapat membuat sulit berjalan, membungkuk, atau berdiri.

Rematik terjadi pada 1–5 % orang dewasa di seluruh dunia dan lebih sering terjadi pada usia 20-40 tahun. Wanita 2 – 3 kali lipat menderita penyakit ini.

2. Hubungan Massage Hotstone dengan Penyakit Rematik

Massage Hot Stone adalah seni penyembuhan kuno yang berasal dari 2000 tahun yang lalu. Massage ini merupakan bentuk therapi yang sangat unik dengan menggunakan batu yang dipanasakan dengan air sebagai alat atau media untuk melakukan therapi penyembuhan atau pemijatan. Batu yang digunakan adalah batu basal, jenis batu vulkanik yang dapat mempertahankan panas dalam jangka waktu lama.

Panas telah lama diketahui dapat mengurangi berbagai keluhan otot yang terasa kaku dan nyeri. Panas dapat meningkatkan aliran darah pada area yang tegang.

Pijat batu panas dapat meredakan rasa nyeri akibat  kondisi medis seperti fibromyalgia. Sebuah penelitian di China pada tahun 2001 memperlihatkan bahwa penderita fibromyalgia yang mendapat pijats elama 30 menit akan  tidur lebih malam dan mengalami penurun ansubstansi yang dapat mencetuskan rasa nyeri. Pijat batu panas dapat memberikan manfaat bagi penderita Rematik. Para peserta penelitian ini mengalami penurunan intensitas nyeri, kekuatan genggam yang lebih baik, dan dapat bergerak  dengan lebih leluasa setelah menjalani terapi pijat selama 1 bulan.

 

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Dari apa yang telah dituliskan makan dapat dikatakan bahwa hotstone massage sangatlah bermanfaat bagi kesehatan baik secara fisik maupun non fisik (mengilangkan stress dan bersifat rileksasi). Dalam penerapannya hotstone massage memiliki banyak manfaat seperti  therapi untuk proses penyembuhan rematik yang dialami pasien. Dalam pembahasan artikel ini Hostone Massage dapat mengilangkan rasa sakit kemudian juga memberikan relaksasi terhadap pasien yang mengalami rematik agar cepat sembuh dan pulih kembali.  Dalam penerapannya Hotstone Massage untuk pemulihan menggunakan metode penerapan, meletakkan batu yang sudah dipanasakan dengan air sebagai alat atau media untuk melakukan therapi penyembuhan atau pemijatan, metode ini memberikan efek rasa relaks serta tenang pada pikiran karenan ketegangan akan terasa mencair dan berkurang seiring dengan memudarnya rasa hangat dari batu secara perlahan. Dan dalam metode ini menggunakan titik-titik cakra yang dapat bermanfaat juga  untuk energy, mengontrol emosi, serta pencernaan.

Disisi lain massage sendiri tidak hanya menyehatkan badan tapi biasa juga menciptakan suatu lapanga pekerjaan yang mendatangkan uang utuk membantu perekonomian. Jadi dapat dikatakan massage sangatlah bermanfaat baik dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan juga sosial.

  1. Saran

Dari uraian makalah yang telah disajikan maka kami dapat memberikan saran untuk masyarakat dapat menggunakan dasar-dasar ini untuk membatu dan menjelaskan bagaimana teknik massage itu sendiri biasa diaplikasikan di rumah serta dapat membuka peluang usaha yang menjajikan untuk semua orang. Makalah ini masih belum cukup sempurna dan masih ada banyak kesalahan sehingga penulis mohon kritik dan saran yang membangun guna untuk menyempurnakan makalah penulis yang selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 Comments Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s